Kartu Nama Masih Dibutuhkan? Kenapa?

Kartu nama masih dibutuhkan?– Kartu nama, apa yang terlintas dalam pikiran kamu saat mendengar dua suku kata itu? profesional, formal, atau bahkan ketinggalan zaman? Pada era serba digital ini sebenarnya sudah banyak media untuk melakukan branding diri atau perusahaan, Instagram, LinkedIn, bahkan website sudah mulai menjadi media branding sebuah perusahaan. Terlepas dari berbagai kemajuan teknologi yang ada, kartu nama masih memiliki fungsi yg belum bisa tergantikan, terutama dalam bidang bisnis. Semua aktivitas bisnis dapat kita lakukan lebih efisien dengan cara digital— mulai dari mengirim pesan, tanda tangan kontrak, sampai menghadiri rapat sekalipun. Namun, mengapa kita masih sering melihat orang- orang bersalaman dan saling bertukar kartu nama dalam sebuah event?

Kartu nama bukan sekadar berisi tentang data diri, alamat email, atau nomor telepon. Kartu nama adalah cara untuk membranding perusahaan atau diri kita. Kita dapat memberi impresi baik dengan desain kartu nama yang menarik. Konsep, warna, logo, gambar, bahkan font yang kita gunakan dapat menentukan tersampaikan atau tidaknya pesan dari brand yang berusaha kita sampaikan. Oleh karena itu, kartu nama dapat menaikan atau bahkan menjatuhkan bisnis kita. Kita bisa kehilangan customers jika pesan dari brand kita gagal tersampaikan.

Inilah beberapa alasan yang membuat fungsi kartu nama masih dibutuhkan

1.Branding yang eksklusif

Fungsi dari kartu nama adalah sebagai branding yang ekslusif. Dengan kata lain kartu nama mencerminkan diri anda atau perusahaan. Kertas kecil ini pun menjadi sarana penyampaian profil diri anda. Penyampaian yang singkat dan jelas sangat direkomendasikan. Kartu nama dapat menjadi sarana untuk meningkatkan rasa percaya calon klien. Bahkan, hanya dengan kartu nama, calon Klien dapat mencari tahu kebenaran lebih lanjut tentang perusahaan yang tercantum. Jangan lupa untuk mencantumkan juga secara eksplisit kelebihan perusahaan atau dirimu. Itu dapat berfungsi agar di saat penerima kartu namamu merasa kurang cocok dia dapat meneruskan kartu namamu ke klien lain yang lebih memiliki kecocokan dengan kelebihan perusaanmu.

2. Profesionalitas

Secara tidak langsung orang yang memiliki kartu nama akan terlihat profesional. Mengapa begitu?  Jika kamu bertemu dua orang dan yang satu kerepotan mencari kertas dan pulpen untuk memberikan data diri dan yang satu telah siap dengan kartu namanya, yang mana yang akan kamu pilih untuk bekerja sama dalam bisnis? Memiliki kartu nama menunjukan kita adalah orang yang penuh persiapan dan itu menjadi indikator profesionalitas.

3. Impresi pertama

Saat kamu bertemu orang yang berpotensi untuk menjadi klien, tentu kamu berharap untuk memberi impresi yang tak terlupakan bukan? Sebuah kartu nama yang menarik dapat memberikan pesan yang lebih dari sekadar alamat email ataupun nomor telepon. Oleh karena itu material kertas, warna, logo, dan font harus diperhatikan demi memberikan impresi yang tak terlupakan. Tentu sajaa disaat kita mecoba membangun sebuha koneksi dengan pihak lain kita tidak ingin dicap murahan Hanya karena kita menggunakan, contohnya, kertas tipis untuk kartu nama kita. Kita Dapat mencari contoh- contoh kartu nama yang kreatif dan kuat secara branding di internet atau bahkan menyewa ahli desain untuk membantu kita menyampaikan maksud tujuan brand yang kita punya ke dalam sebuah gambar atau desain.

4. Pendekatan yang lebih personal

Saat memberi kartu nama tentu kita tidak langsung memberikannya begitu saja, banyak aktivitas yang dilakukan terlebih dahulu sebelum sampai pada saling bertukar kartu nama. Berjabat tangan, saling menyapa, berbincang- bincang dan saling berterima kasih adalah aktivitas yang biasa dilakukan sebelum saling bertukar kartu nama. Berbagai aktivitas tersebut membantu kita membuat hubungan erat dengan calon klien kita. Itulah hal yang tak dapat didapatkan dari bertukar kartu nama secara digital. Beberapa alat digital seperti produk apple maupun android dapat saling bertukar informasi dengan mudah, tetapi itu Hanya berlaku jika kedua alat tersebut memiliki aplikasi yang saling mendukung terjadinya pertukaran informasi dan tidak semua calon klien memiliki alat maupun aplikasi yang mendukung. Itulah mengapa kartu nama masih sangat penting dalam proses pertukaran informasi dan penyampian brand dalam dunia bisnis.

5. Membangun kepercayaan

Dengan tingginya tingkat persaingan antar perusahaan, klien harus pervaya terlebih dahulu terhadap perusahaan dan produk yang dihasilkannya. Jika mereka tidak memiliki rasa percaya, klien mungkin masih membeli produk dari kita, tapi berhenti di situ, klien tidak akan melakukan transaksi jangka panjang yang terus menerus. nah, benda ini dapat menjembatani rasa percaya klien terhadap perusahaan, karena proses pemberian kartu nama sangat personal hal itu sangat membantu meningkatkan rasa percaya klien terhadap perusahaan.

6. Media marketing secara langsung

Terlepas dari banyaknya media marketing terbarukan, seperti: marketing melalui email, pengoptimalan alat pencarian website, dan metode marketing lainnya, kartu nama masih lebih efektif karena kemudahan untuk memberikan informasi di manapun dan kapan pun. Contoh kasus jika kamu bertemu calon klien yang berpotensi tanpa sengaja di tempat umum—di sebuah konferensi, events, workshops, bahkan Bandara— kamu dapat langsung memberikan kartu nama begitu saja. Oleh karena itu selalu bersiap dengan membawa beberapa kartu namamu ke manapun kamu pergi karena prospek klien dapat ditemukan di mana saja dan kapan saja. Taruh lah beberapa kartu namamu di kantung celana, dompet, cardholder, atau tas laptop agar supaya di saat kamu bertemu calon klien kamu selalu siap untuk saling bertukar kartu nama.

7. Kultur

Di beberapa bagian kultur dunia, kartu nama memiliki tempat yang sangat krusial dalam membangun kerja sama bisnis, bahkan dianggap bagai sebuah ritual bisnis. Contohnya di Hongkong kamu wajib menawarkan kartu nama jika telah diberikan kartu nama Oleh orang lain. Kamu akan secara pasti kehilangan calon klien jika kamu tidak memberikan balik kartu namamu.

Seperti di Hongkong, Jepang pun memiliki budaya yg serupa. Di Jepang kualitas kertas kartu nama dapat mencerminkan seberapa efektif dan efisien seseorang menjalankan sebuah bisnis. Etiket orang jepang dalam bertukar kartu nama pun membantu keformalan dan keefektifan dalam membangun koneksi dengan orang- orang di dunia bisnis.

Penggunaan kartu nama mungkin memang terdengar kuno dan ketinggalan zaman, namun masih sangat berguna dalam dunia marketing dan networking dalam membuat kesempatan kerjasama dalam bisnis. Kartu nama dapat meningkatan penjualan dari memperluas koneksi secara personal. Perlu diingat bahwa dengan rencara marketing yang matang, kartu nama dapat dapat membangung identitas brand yang sangat kuat.

Jadi itulah beberapa alasan mengapa kartu nama masih sangat berguna dalam membantu meningkatkan penjualan dan branding. Namun, kekuatannya pun sangat berketergantungan terhadap kemampuanmu dalam mengulik potensi dari kartu nama yang berkaitan dengan nilai lebihmu atau perusahaanmu.

Nah, bagi kalian yang bingung dimana tempat cetak kartunama yang bagus order saja di Percetakan Cahaya Pena Art. Butuh didesainkan sekalian? bisa!. Gabisa datang ke tempat? Tidak apa-apa langsung hubungi nomor yang ada disini untuk pemesanan.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *